10+ Contoh Surat Jual Beli Tanah

Tanah menjadi salah satu aset penting yang sangat berharga. Memiliki tanah yang cukup luas tentu saja hal ini akan menjadi sebuah tabungan di masa depan. Luasnya ukuran tanah tentu menjadi salah satu aset dengan nilai yang cukup fantastis. Terlebih lagi saat ini harga tanah semakin menanjak sehingga bagi Anda yang memiliki banyak tanah tentu saja memiliki aset yang cukup luar biasa.

Investasi tanah akan menjadi salah satu hal yang sangat luar biasa mengingat harga tanah dari hari ke hari semakin  naik. Jika di jual lagi maka harga tanah bisa berkali lipat. Dari awal membeli dengan harga rendah maka lama kelamaan harga tanah akan terus meningkat menjadi lebih mahal. Hal inilah yang menjadi salah satu keunggulan dari investasi lahan atau tanah.

Berbicara mengenai tanah, tentu saja ada sistem jual beli tanah yang biasa dilakukan oleh pihak pemilik tanah dan pihak yang membeli tanah tersebut. Dalam jual beli tanah secara resmi tentu akan ada yang namanya surat jual beli tanah sebagai bukti yang sah bahwa pihak pemilik tanah sudah menjual bidang tanah tersebut pada pihak pembeli.

Tentu saja surat jual beli tanah harus dibuat dengan sebaik mungkin agar jika dikemudian ada kekeliruan maka bisa menjadi salah satu bukti kuat bahwa pihak tersebut sudah melakukan aktvitas pindah tangan kepemilikan jual beli tanah tersebut. Sebaiknya buat surat perjanjian jual beli tanah dengan disaksikan oleh pihak lain atau pihak saksi dari kedua belah pihak agar tidak ada kesalah pahaman di kemudian hari nanti.

Beberapa Contoh Surat Jual Beli Tanah Yang Umum Digunakan

Dalam membuat surat perjanjian jual beli tanah tentu saja isi surat tersebut harus berdasarkan pada syarat ketentuan yang berlaku. Baik itu mengenai data, pernyataan kedua belah pihak yang bisa dipercaya dan lain sebagainya.

Ketika ingin membuat surat jual beli tanah maka pastikan untuk memahami mengenai ketentuan dan undang undang yang berlaku yang wajib ada dalam form perjanjian jual beli tanah tersebut. Undang undang tersebut tentu saja menjadi sebuah acuan aturan dalam proses jual beli tanah yang dilakukan oleh pihak pertama dan kedua.

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama              : Jujun Junaedi Albar
Umur               : 39 Tahun
Pekerjaan        : Wiraswasta
Alamat             : Jalan Raya Agung no 9. Bandung
No KTP            : 7889906543

bertindak atas nama pribadi yang selanjutnya bertindak sebagai Pihak I (Penjual Tanah)

Nama              : Larasati Kurnia Albar
Umur               : 45 Tahun
Pekerjaan        : Guru
Alamat             : Jalan Aceh 99 Bandung
No KTP             : 986542345678

bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak II (Pembeli Tanah)

Pihak I berjanji dan menyatakan menjual kepada pihak II dan pihak II juga berjanji dan menyatakan membeli dari pihak I sebidang tanah seluas 40.000 m2 (empat puluh ribu meter persegi) yang berada di Desa Maju Makmur RT. 01 RW. 02, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Malang dengan batas-batas tanah sebagai berikut:

  • Sebelah selatan          : Berbatasan dengan tanah Jajang agung
  • Sebelah utara             : Berbatasan dengan tanah Bapak Sanusi sotoso
  • Sebelah barat             : berbatasan dengan tanah Saudara jujun karung
  • Sebelah timur           : Berbatasan dengan tanah Saudari mely ucil

Dengan syarat dan ketentuan yang sudah di atur dalam 4 (empat) pasal, berikut ini :

Pasal 1

Harga

Transaksi jual beli tersebut disetujui oleh kedua belah pihak dengan kesepakatan harga sebesar Rp. 600.0000.000,- (enam ratus juta rupiah).

Pasal 2

Tata Cara Pembayaran

Sebagai tanda jadi pembelian, pihak II memberikan uang sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) yang dibayarkan pada tanggal 12 Juli 2019. Kekurangan pembayaran sebesar Rp. 550.000.000,- (lima ratus lima puluh juta rupiah) akan dilunasi pada tanggal 20 Juli 2019.

Pasal 3

Jaminan dan saksi

Pihak I memberikan jaminan secara penuh jika tanah yang dijual merupakan tanah hak milik pribadi dan tidak ada pihak lain yang ikut mempunyai hak atas tanah tersebut.

Jaminan pihak I diperkuat oleh 3 (tiga) orang saksi yang turut menandatangani surat perjanjian jual beli tanah yang terdiri dari :

Saksi I

Nama              : Jony
Umur               : 30 Tahun
Pekerjaan        : Pedagang
Alamat              : RT. 002 RW. 009, Bandug

Disebut dengan Saksi I

Saksi II

Nama              : Juna arnoldpo
Umur               : 40 Tahun
Pekerjaan        : Guru
Alamat            : RT 006 RW 002

Disebut sebagai Saksi II

Saksi III

Nama              : Kubil Kabil
Umur               : 34 Tahun
Pekerjaan        : Dokter
Alamat            : RT. 005 RW. 006

Disebut sebagai Saksi III

Pasal 4

Penyerahan

Penyerahan sertifikat tanah oleh pihak I ke pihak II akan dilakukan setelah pihak II melunasi seluruh pembayaran tanah.

Surat perjanjian jual beli tanah ini dibuat bermaterai sebanyak dua rangkap dan ditandatangani oleh kedua belah pihak tanpa adanya unsur paksaan sehingga memiliki kekuatan hukum yang sama.

Bandung 12 Januari 2020

Pihak I                                                                                               Pihak II

 

Ttd                                                                                                          Ttd

(Jujun Junaedi Albar)                                                            (Larasati Kurnia Albar)

 

Saksi-saksi

1.) Jony                                    2.) Juna  Arnoldpo                                        3.) Kubil Kabil

 

Ttd                                                     Ttd                                                                  Ttd

 

Contoh Surat Jual Beli Tanah Singkat

Jika menurut Anda contoh surat jual beli tanah diatas terlalu panjang, maka ada juga contoh surat jual beli tanah yang lebih simpel misalnya yaitu sebagai berikut!

 

Surat Keterangan Jual Beli tanah

Bahwasanya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama               : Reza Arjun

Umur               : 37 Tahun

Pekerjaan         : Pegawai Negeri Sipil

Alamat             : Cibiru Bandung

Adapun nama diatas adalah bertindak sebagai pihak yang pertama

Nama               : Rosma

Umur               : 33 Tahun

Pekerjaan         : Wiraswasta

Alamat             : Lembang Bandung

Sebagai pihak kedua

Bahwasanya pihak pertama dengan ini menyatakan telah menjual tanah kepada pihak kedua dengan luas tanah 2.500 m2 tepat berada di jalan utara sebesar Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah)

Demikian diatas surat perjanjian jual beli tanah yang dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan apapun dari pihak manapun. Jika terdapat kesalahan serta kekeliruan yang terdapat dalam surat perjanjian jual beli tanah ini maka akan dibenarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku semestinya. Terima kasih.

 

Pihak Pertama                                                                           Pihak Kedua

(Penjual)                                                                                         (Pembeli)

 

Saksi 1                                 Saksi 2                                 Saksi 3

 

 

Demikian itulah mengenai contoh surat jual beli tanah yang umum digunakan dalam melakukan transaksi jual beli tanah yang dilakukan. Surat perjanjian jual beli tanah ini pada dasarnya harus berdasarkan pada ketentuan yang berlaku dan pastikan menggunakan saksi saksi dalam melakukan transaksi tersebut sehingga jika suatu hari ada kekeliruan maka bisa lebih mudah dalam menyelesaikan semuanya.

 

 

About the Author: admin

You May Also Like